TEKNOKIMIA NUKLIR

GUARDIAN KUSUMA PUTRA MAHENDRA, ATLET TAEKWONDO STTN

22 Aug

Guardian Kusuma Putra Mahendra adalah mahasiswa angkatan 2016 Jurusan Teknokimia Nuklir yang berhasil membawa nama harum STTN di kancah nasional. Laki-laki kelahiran Magelang, 12 Juni 1998 ini telah berhasil membawa 3 piala juara selama tahun 2017 ini. Pada Bulan Juli ini dia meraih medali perunggu dalam cabang olahraga Taekwondo pada Olimpiade Perguruan Tinggi Kedinasan (OPTK) 2017 yang tahun ini tuan rumahnya adalah Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta.

Sebelumnya Guardian atau yang lebih akrab disapa Ian juga menjuarai BAPOMI cabor taekwondo tahun 2017 se DI-Yogyakarta dan Bupati Bantul Cup tahun 2017 se DI-Yogyakarta. Ian mulai ikut beladiri taekwondo waktu TK Besar sekitar umur 5 tahun. Di Perumahan Panca Arga tempat kediaman Ian dan keluarganya ada tempat latihan taekwondo. Hampir setiap minggu sore pasti ada yg latihan taekwondo lari-lari melewati depan rumah Ian. Lama-kelamaan si Ian kecil tertarik dan kemudian didaftarkan untuk bergabung oleh ayahnya.

Akan tetapi sewaktu kelas 2 SD Ian sempat berhenti dari taekwondo karena ayahnya menyuruh untuk fokus belajar saja. Setelah masuk SMP, tenyata ada ekstrakurikuler taekwondo. Semenjak itu Ian melanjutkan latihan taekwondo hingga sekarang sudah sabuk hitam taekwondo. Setelah masuk STTN Ian dan teman-temannya menginisiasi berdirinya club taekwondo STTN.

Putra dari pasangan suami istri Yasnanto dan Egawati Puspitasari ini ternyata pada waktu berusia 15 tahun sudah meraih gelar Juara 1 Nasional dalam ajang Jakarta Taekwondo Festival ke-8. Pada tahun 2016, Ian juga kembali meraih Juara 1 Tingkat Jawa-Bali dalam ajang Magelang Open Taekwondo Championship Walikota Cup IV. Prestasi gemilang yang diperoleh Ian ini tak lepas dari dukungan ayahanda Yasnanto yang berprofesi sebagai anggota TNI. Beliaulah yang senantiasa memberikan doa restu dan arahan serta memantau latihan putranya.

Ada atau tidak ada pertandingan, Ian tetap latihan rutin seminggu 5 kali, yaitu 2 kali latihan bersama di STTN, 2 kali latihan dengan club expert, dan pada hari Minggu Ian melakukan latihan fisik sendiri. Latihan yang rutin ini menurut Ian merupakan tips dalam menghadapi lawan di pertandingan. Selain itu tips yang kedua adalah Ian juga selalu taat dan tertib mengikuti arahan pelatih sewaktu bertanding. Dalam menghadapi lawan, Ian selalu berusaha untuk fokus pada pertandingan. Latihan fokus juga senantiasa Ian terapkan dalam kuliah yang mempelajari teknik kimia dan kenukliran. Dengan demikian Ian pun selain mampu meraih prestasi nonakademik juga tetap mampu bersaing nilai dengan teman-temannya dalam perkuliahan di Jurusan Teknokimia Nuklir.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *