Sabet Gelar Best Presentation dan Best Prototype REACTION ITS 2019, Tim LKTI STTN “Vini, Vidi, Vici”

Seperti pribahasa Latin yang terkenal oleh Julius Caesar, ungkapan “Vini Vidi Vici” sekiranya tepat untuk menggambarkan keberanian Tim LKTI di ajang lomba bergengsi REACTION ITS, “Kami datang, kami lihat, kami menang”. Bagaimana tidak, dari ratusan tim yang telah mengikuti proses seleksi REACTION 2019 hingga akhirnya terpilih 10 tim terbaik di babak final, salah satunya Tim LKTI dari STTN yang beranggotakan Jasmine (ELMEK 2018), Naufal (ELIN 2018), dan Samuel (TKN 2018), Tim STTN berhasil mengamankan dua gelar sekaligus, yakni sebagai Best Presentation dan Best Prototype. Kompetisi REACTION ITS 2019 merupakan bagian dari acara terbesar Himpunan Mahasiswa Kimia ITS yakni, Chemistry Week yang diselenggarakan pada tanggal 27-28 September 2019. Pada tahun ini, REACTION mengusung tema “The application of chemistry by making an eco-friendly technology to face the industrial revolution 4.0”.

Di babak final, Tim LKTI STTN bersaing dengan Universitas ternama di Indonesia, diantaranya seperti Tim dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Brawijaya (Unbraw), Universitas Diponegoro (Undip), Untirta, ITS, dan kampus ternama lainnya. “Awalnya, Tim LKTI kami ini hanya coba-coba saja. Kami masih dalam tahap belajar menulis yang baik dan benar seperti apa. Waktu pengumuman finalis ada nama Tim kami, rasanya tidak percaya kalau STTN bisa ikut andil di babak final” ucap Jasmine sebagai ketua Tim. Tim STTN yang dibimbing oleh salah satu Dosen Prodi Teknokimia Nuklir, Bapak Andri Saputra, M.Eng., ini mengusung penelitian tentang Penerapan GRI (Gamma Rays Irradiation) Sebagai Metode Penurunan Kadar Toksisitas Limbah Pewarna Batik (Naphtol As-D) di Desa Giriloyo, Yogyakarta.

“Persiapan di babak final ada banyak yang perlu kami latih dan persiapkan, mulai dari menyiapkan poster, materi presentasi dan animasinya, hingga membuat prototype alatnya. Butuh waktu sekitar 2 minggu untuk tim kami menyiapkan itu semua. Berlatih presentasi kami lalukan tiap sore selepas jam kuliah” tambah anggota Tim LKTI STTN, Samuel. Pepatah lama menyebutkan “Usaha tidak pernah menghianati hasil” ternyata benar adanya. “Saat nama Tim LKTI STTN disebutkan memenangkan kedua kategori tersebut, tim kami kaget dan rasa tidak percaya, apa yang kami kerjakan mendapatkan hasil yang memuaskan.” Ucap Naufal. “Selain berkompetisi, ada banyak ilmu yang kami peroleh lewat EXPO penelitian-penelitian dari kampus lainnya. Hal ini membuka wawasan kami untuk mengembangkan bakat penelitian kami” tambah Jasmine.

Ada banyak kegiatan yang disuguhkan panitia acara REACTION diselepas lomba dilaksanakan, yakni mengunjungi tempat wisata di Surabaya, seperti Museum Surabaya, Sentra Ikan Bulak, Jembatan Suraboyo, dan Taman Surabaya (asp).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *